Situs Slot
Menang Berapapun Akan Langsung Kami Proseskan
DEPOSIT DENGAN APAPUN
CARA MUDAH BERMAIN SLOT ONLINE
SLOT AMAN DAN TERPERCAYA
TERLENGKAP DAN TERMUDAH UNTUK BERMAIN
Senin, 13 September 2021
Barca Tak Difavoritkan Juara, Busquets: Chelsea Juga Begitu Musim Lalu
Minggu, 12 September 2021
Milan Vs Lazio: Ibrahimovic Comeback & Bikin Gol, Rossoneri Menang
AC Milan menjamu Lazio di San Siro, Minggu (12/9/2021) malam WIB pada laga pekan ketiga Serie A. Lazio mencoba mengontrol pertandingan sejak kick-off, namun dipukul Milan lewat serangan cepat.
Rafael Leao membawa tuan rumah memimpin di menit ke-45. Milan nyaris menggandakan tak lama berselang lewat penalti, namun eksekusi Franck Kessie melambung.
Pada babak kedua, Milan menurunkan Zlatan Ibrahimovic yang sudah absen sejak Mei lalu karena cedera lutut. Masuk di menit ke-61, Ibrahimovic langsung bikin gol di menit ke-67!
AC Milan mengendalikan pertandingan dengan baik selepas unggul dua gol. Diavolo Rosso pun mempertahankan start sempurna dan memimpin klasemen dengan sembilan poin, unggul selisih gol dari Napoli di posisi dua. Lazio tertahan di urutan enam sementara.
Jalannya Pertandingan
Lazio mencoba menguasai permainan selepas sepak mula. Tapi ancaman serius pertama mereka baru tercipta di menit ke-17, ketika sundulan Sergej Milinkovic-Savic masih mengarah tepat ke kiper Milan Mike Maignan.
Milan mencoba merespons. Sepakan Davide Calabria dan sundulan Rafael Leao masih melebar di menit ke-23 dan 25.
Ciro Immobile melepaskan tembakan di menit ke-36. Tapi Alessio Romagnoli mengorbankan dirinya untuk memblok bola.
GOL! Milan memimpin di menit ke-45 lewat serangan balik, hasil kerja sama akhir dari Ante Rebic dan Leao. Leao menaklukkan Pepe Reina dari jarak dekat.
Penalti! Milan memenangkan penalti di injury time babak pertama setelah Franck Kessie dilanggar Ciro Immobile. Wasit mengonfirmasi insiden ini dengan melihat tayangan Video Assistant Referee (VAR).
Kessie maju sebagai eksekutor. Tapi ia gagal menggandakan keunggulan Milan setelah tendangannya melambung! Babak pertama berakhir.
Zlatan Ibrahimovic masuk di babak kedua, tepatnya pada menit ke-61 menggantikan Leao. Ini menandai comeback Ibrahimovic setelah cedera panjang.
GOL! Ibrahimovic langsung mencetak gol hanya berjarak enam menit sejak masuk lapangan. Ante Rebic menusuk dan mengirimkan umpan yang tak disia-siakan oleh Ibrahimovic. Reina tak bisa berbuat banyak dan Milan unggul 2-0.
Rebic merangsek lagi di menit ke-75 dan melepaskan umpan tarik. Kali ini sepakan Ibrahimovic diblok pertahanan Lazio.
Immobile melakukan percobaan dari jarak jauh pada menit ke-82 dan digagalkan oleh Maignan dengan kakinya. Lazio tak banyak mengancam di sisa waktu dan tak ada lagi gol tercipta sampai peluit panjang berbunyi.
Susunan pemain:
AC Milan: Mike Maignan; Davide Calabria, Alessio Romagnoli, Fikayo Tomori, Theo Hernandez; Sandro Tonali, Franck Kessie (Tiemoue Bakayoko 61' (Ismael Bennacer 74')); Alessandro Florenzi (Alexis Saelemaekers 61'), Brahim Diaz (Ballo 80'), Rafael Leao (Zlatan Ibrahimovic 61'); Ante Rebic
Lazio: Pepe Reina; Adam Marusic (Manuel Lazzari 64'), Luiz Felipe, Francesco Acerbi, Elseid Hysaj; Sergej Milinkovic-Savic (Basic 74'), Lucas Leiva, Luis Alberto; Pedro, Ciro Immobile (Verdat Muriqi 84'), Felipe Anderson (Zaccagni 64')
Sabtu, 11 September 2021
Man Utd Vs Newcastle: Ronaldo Brace, Setan Merah Menang 4-1
Jumat, 10 September 2021
Juventus Nyesal Gagal Rekrut Haaland, Donnarumma...
Bianconeri sempat mengundang Haaland dan keluarganya untuk menyaksikan pertandingan melawan Inter Milan pada Desember 2017. Setelahnya Juventus berniat membeli penyerang sensasional Norwegia itu dari Molde dengan tebusan sekitar 5 juta euro.
Namun, Haaland menolak mentah-mentah tawaran Juventus. Pasalnya, si Nyonya Tua berencana meminjamkan Haaland selama semusim lebih dulu atau memainkan dia untuk tim U-23. Pada prosesnya, Haaland menerima pinangan RB Salzburg karena bisa langsung bermain di tim utama sekaligus tampil Liga Champions.
Juventus memang layak menyesal setengah mati. Haaland meroket bersama Salzburg usai mengemas 29 gol dalam 27 penampilan sebelum pindah ke Borussia Dortmund pada musim dingin tahun lalu.
Bersama raksasa Bundesliga itu, Haaland mampu melanjutkan performa apiknya setelah mencetak 63 gol dalam 64 penampilan dan menjadi salah satu pemain yang paling diburu. "Kami menyesal, akan bodoh kalau mengatakan hal yang berbeda," ujar Cherubini kepada Tuttosport.
"Bagaimanapun banyak hal mesti ada konteksnya. Para pemain muda bisa saja takut tentang menjadi pemain pinjaman. Saat itu kami ada di fase awal rencana U23 kami dan mungkin sudut pandang yang kami tawarkan kepada dia tidak terlalu menarik. Mungkin gagasan untuk dipinjamkan tidaklah ideal untuk seorang pemain seperti dia. Mungkin kalau sekarang, segalanya akan berbeda."
Selain Haaland, Juventus juga tidak merekrut Donnarumma setelah menolak memperpanjang kontraknya di AC Milan. Kiper berusia 22 tahun itu banyak dianggap sebagai suksesor ideal Gianluigi Buffon. Juve tetap mempercayakan kiper nomor satu pada Wojciech Szczesny, yang kerap tampil angin-anginan.
Cherubini menjelaskan alasan mengapa Juventus tidak berusaha untuk mendatangkan Donnarumma. "Karena Juventus punya seorang kiper yang bisa diandalkan dengan sebuah kontrak yang panjang [Wojciech Szczesny]. Kami percaya kepada dia dan kami rasa dia itu solusi ideal," sambung dia.
"Untuk kebijakan yang kami miliki, tidak masuk akal untuk melakukan apa yang sedang dilakukan PSG sekarang. Tidak akan bagus juga memiliki dua kiper yang sama pentingnya di tim yang sama," imbuh Cherubini.
Kamis, 09 September 2021
Liverpool Pertanyakan Sanksi Larangan Main untuk Alisson, Firmino, Fabinho
Liverpool bersama Chelsea, Leeds United, Manchester United, dan Manchester City dihukum FIFA tak boleh menggunakan para pemain Brasil yang mereka miliki selama 5 hari mulai 10-14 September, setelah menolak melepas mereka untuk membela timnas di Kualifikasi Piala Dunia 2022.
Dari lima klub tersebut, total ada delapan pemain yang dihukum larangan tampil. Keputusan ini diperdebatkan, sebab klub mengambil langkah demikian berdasarkan situasi pandemi COVID-19 di Amerika Selatan yang dianggap masih rawan oleh pemerintah Inggris.
Apalagi para pemain harus menjalani karantina 2 pekan jika mereka datang dari kawasan tersebut, dan ini merugikan klub yang bisa kehilangan jasa mereka setidaknya di dua laga.
Liverpool yang akan menghadapi Leeds pada Minggu (12/9), bisa dikatakan menjadi tim yang cukup terdampak. Sebab tiga pemain Brasil mereka, yakni Alisson Becker, Roberto Firmino, dan Fabinho merupakan pemain inti di skuad asuhan Juergen Klopp itu.
Sky Sports melaporkan The Reds yakin berdasarkan kondisi yang ada saat ini, FIFA tak punya argumen kuat untuk melarang mereka menurunkan trio Brasil di atas. Empat klub lainnya juga berpendapat demikian.
Masih perlu dilihat apakah Liverpool dan empat klub lain berani menurunkan pemain-pemain Negeri Samba yang mereka miliki, sebab aturan FIFA menegaskan jika hukuman tersebut diabaikan, klub terancam hukuman lagi, mulai dari denda hingga dinyatakan kalah 0-3.
Selain lima klub di atas, masih ada Wolverhampton Wanderers, Newcastle United, Watford, dan Blackburn Rovers yang dikenai hukuman serupa karena menolak melepas pemain mereka ke timnas.
Wolves dilarang menurunkan Raul Jimenez (Meksiko), Watford dilarang menurunkan Francisco Sierralta (Chile), Blackburn dilarang menurunkan Ben Brereton, dan Newcastle dilarang menurunkan Miguel Almiron (Paraguay).
Rabu, 08 September 2021
Koeman Yakin Coutinho Masih Bisa Sukses di Barcelona
Selasa, 07 September 2021
Gullit: De Ligt Ada di Sekolah Unggulan Para Bek
Mantan bek Ajax itu pindah ke Juventus dengan nilai transfer 85,5 juta euro pada Juli 2019. De Ligt pindah setelah membantu raksasa Belanda itu ke semifinal Liga Champions.
De Ligt,yang kini berusia 22 tahun, sempat bikin beberapa blunder di awal-awal masanya di Juventus. De Ligt kemudian secara bertahap tampil sip di Allianz Stadium.
Ruud Gullit, yang menghabiskan tujuh tahun di Serie A bersama AC Milan dan Sampdoria, percaya kemungkinan peningkatan De Ligt terjadi karena banyak belajar dari Chiellini dan Bonucci.
"Dia di sekolah terbaik untuk bek, karena Bonucci dan Chiellini saat ini adalah yang terbaik. Dia berkembang sangat baik bersama mereka," kata Gullit kepada Sky Sports.
"De Ligt masih muda dan bergabung dengan konsep pertahanan berbeda, mengikuti gagasan bahwa set-up adalah yang paling penting."
"Dia baik-baik saja, tetapi kadang-kadang dia sedikit naluriah. Dia harus tetap tenang dan mengantisipasi, seperti yang dilakukan Bonucci dan Chiellini. De Ligt masih harus banyak belajar dari mereka," tegasnya.
De Liga musim ini sudah menjadi starter di dua laga awal Liga Italia 2021/2022, tetapi gagal menjaga dengan baik pertahanan Juventus. Bianconeri duduk di urutan ke-12 dengan satu poin.





























