Situs Slot
Menang Berapapun Akan Langsung Kami Proseskan
DEPOSIT DENGAN APAPUN
CARA MUDAH BERMAIN SLOT ONLINE
SLOT AMAN DAN TERPERCAYA
TERLENGKAP DAN TERMUDAH UNTUK BERMAIN
Senin, 06 September 2021
Ronaldinho Ungkap Nyaris Gabung dengan Man United
Minggu, 05 September 2021
Inggris Vs Andorra: Lingard Cetak Brace, Tiga Singa Menang 4-0
Inggris vs Andorra tersaji di Wembley pada laga Grup I Kualifikasi Piala Dunia zona Eropa, Senin (5/9/2021) malam WIB. Pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate, membangkucadangkan sebagai besar pemain intinya di laga ini.
Meski demikian, Inggris tetap dominan. Andorra secara kualitas pemain memang masih di bawah Tim Tiga Singa.
Inggris mencatatkan penguasaan bola sebesar 83 persen, dibanding Andorra yang hanya 17 persen.
Inggris berhasil mencetak empat gol dari dominasi mereka sepanjang 90 menit. Empat gol tuan rumah lahir dari dua gol Jesse Lingard pada menit 18 dan 78, penalti Harry Kane pada menit ke-72, serta torehan Bukayo Saka pada menit ke-85.
Kemenangan ini membuat Inggris kukuh di puncak klasemen Grup I dengan poin sempurna 15 dari lima laga. Sementara, Andorra di posisi kelima dengan baru menumpulkan tiga poin.
Jalannya Pertandingan
Inggris tampil menekan sejak awal laga. Ancaman berbahaya mereka hadirkan di menit ke-14.
Jude Bellingham yang menusuk dari sisi kanan memberikan umpan tarik terukur ke Bukayo Saka yang berdiri di depan gawang. Sepakan Saka, tapi masih melebar.
Dua menit berselang, Inggris bisa membuka keunggulan. Berawal dari pergerakan Saka di sisi kiri. Umpan silangnya yang dihalau Marc Vales mengarah ke Jesse Lingard di kotak penalti.
Gol!! Lingard melepas sepakan mendatar yang bersarang ke pojok kiri gawang Andorra. Inggris unggul 1-0.
Pada menit ke-21, Lingard sempat kembali membobol gawang Andorra usai menuntaskan umpan terobosan Patrick Bamford. Namun, gol ini kemudian harus dianulir karena Lingar lebih dulu offside.
Pada menit ke-36, Inggris punya peluang untuk menggandakan keunggulan. Bellingham yang berada di sisi kiri kotak penalti bisa mengecoh Jesus Rubio. Punya ruang cukup baik untuk melepas tembakan, sepakan pemain Borussia Dortmund ini justru melebas.
Skor 1-0 untuk Inggris menutup babak pertama.
Selepas jeda, situasi tak banyak berubah. Inggris tetap mengurung lini pertahanan Andorra.
Meski demikian, Inggris melahirkan gol tambahan. Dalam kondisi ini, Southgate memasukkan Mason Mount, Jack Grealish, dan Harry Kane untuk menambah daya serang.
Keputusan Southgate jitu. Kolaborasi Grealish dan Mount menghasilkan hadiah penalti pada menit ke-72. Mount dilanggar Christian Garcia di kotak penalti.
Gol!! Kane yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik. Tembakannya ke pojok kanan gawang tak kuasa dibendung Josep Gomez. Inggris unggul 2-0.
Inggris menjauh di menit ke-78. Lingard mencetak gol keduanya di laga ini.
Gol!! Lingard melepas sepakan terukur dari depan kotak penalti. Bola meluncur ke pojok kiri gawang Andorra. Skor berubah 3-0 untuk Inggris.
Gelontoran gol Inggris berlanjut di menit ke-85. Gol ini lahir dari skema sepak pojok cepat Trent Alexander-Arnold yang diberikan ke Lingard.
Gol!! Umpan silang Lingard mampu ditanduk Saka yang berdiri di tiang jauh. Sundulan Saka memperdayai Gomez.
Skor 4-0 untuk Inggris bertahan hingga laga berakhir.
Susunan Pemain
Inggris: Sam Johnstone; Reece James (Jack Grealish 62'), Conor Coady, Tyrone Mings, Kieran Trippier; Jude Bellingham (Mason Mount 62'), Jordan Henderson, Trent Alexander-Arnold; Jesse Lingard, Patrick Bamford (Harry Kane 62'), Bukayo Saka.
Andorra: Josep Gomes; Max Llovera, Marc Vales, Christian Garcia; Jesus Rubio, Jordi Rubio (Marc Garcia 74'), Marc Rebes, Ludovic Clemente (Alex Martinez 75'), Moises San Nicolas (Joan Cervos 86'); Marcio Vieira (Ildefons Lima 86'), Aaron Sanchez Alburquerque (Ricard Fernandez 66').
Sabtu, 04 September 2021
Arsenal Sedang Bangun Fondasi Tim, Suporter Harap Sabar
Di bursa transfer awal musim 2021/2022, Arsenal menjadi tim paling boros di Liga Inggris. Mereka menghabiskan lebih dari 150 juta pound sterling untuk mendatangkan pemain.
Ben White menjadi pembelian termahal Arsenal karena didatangkan dari Brighton & Hove Albion dengan nilai transfer 50 juta pound sterling. Berikutnya ada Martin Odegaard yang ditebus Arsenal dari Real Madrid seharga 30 juta pound sterling.
Arsenal menelan tiga kekalahan saat ditaklukkan Brentford, Chelsea, dan Manchester City. Buruknya lagi, Meriam London mejan dengan belum membuat gol.
Lini belakang Arsenal rapuh, sudah kebobolan 9 gol. Akibatnya, tim asuhan Mikel Arteta ada di posisi terbawah klasemen Liga Inggris.
Petinggi Arsenal, Edu, meminta suporter bersabar. Mereka diminta untuk mengerti skuad muda tim London utara.
"Ya, saya mengerti alasan karena pertama, mereka tak belum pernah melihat tim bermain bersama. Itu satu-satunya alasan, tapi saya pikir kami harus melihat konteks lebih luas dibandingkan hanya melihat uang di sekitar itu," kata Edu yang dikabarkan oleh Sky Sports.
"Kami mendatangkan enam pemain yang berusia di bawah 23 tahun, yang berarti banyak dari sudut pandang rencana kami. Wajarnya, orang suka untuk melihat di satu jendela. Jadi, saya harus bilang itu gambaran lebih besar karena kami mulai merencanakan skuad ini setahun lalu dalam hal konsolidasi tim dan mencoba mendapat fondasi yang lebih baik," kata dia menambahkan.
Jumat, 03 September 2021
Mario Mandzukic Gantung Sepatu
Kamis, 02 September 2021
Juventus Mestinya Coba Rekrut Icardi!
Untuk menggantikan Cristiano Ronaldo, Bianconeri meminjam Kean dari Everton selama dua musim sampai 2022/2023. Kean tampil cukup oke pada musim lalu setelah mencetak 19 gol ketika dipinjamkan di Paris St. Germain.
Juventus akhirnya mendaratkan Kean kembali ke Turin setelah sempat dihubungkan dengan Mauro Icardi. Situasi bomber Argentina itu sesungguhnya tidak bagus-bagus amat karena minim kesempatan bermain di PSG.
Sejak bergabung Les Parisiens pada dua tahun silam, Icardi hanya mengemas 35 gol dalam 66 penampilan yang lebih banyak dilakoni sebagai pemain pengganti. Padahal, Icardi begitu ganas ketika masih berseragam Inter Milan dengan torehan 124 gol dalam 219 pertandingan selama enam musim.
Pelatih Juventus Massimilano Allegri sempat dikabarkan telah berbicara dengan Mauro Icardi. Namun, pada akhirnya si Nyonya Besar toh urung melanjutkan pengejarannya pada Icardi. Kondisi yang disebut-sebut membuat Allegri frustrasi.
"Sebelum Ronaldo pergi, saya mengatakan bahwa serangan Juventus lebih kuat," ucap Vieri kepada La Gazzetta dello Sport. "Juve tadinya lebih kuat. Sekarang, saya menempatkan Inter paling depan."
"25 sampai 30 gol yang dihasilkan Cristiano sudah hilang, mereka yang bilang itu tidak berjalan baik akan gembira. Ketika Ronaldo pergi, tidak ada opsi yang lebih baik."
"Tapi orang lain harus mencetak gol yang dia hasilkan. Saya kira Kean tidak akan mampu mencetak gol sebanyak itu, tapi saya pikir sudah tepat untuk memberi kesempatan pada dia semusim penuh sebelum memberi penilaian."
"Icardi adalah seseorang yang sedikit bermain untuk timnya, tapi dia itu penyerang yang sudah jadi. Mudah saja bagi dia untuk mencetak 20 gol. Mengingat ada kebutuhan akan 20 gol itu, mungkin saya akan berbuat lebih untuk mendapatkan dia. Namun di bursa, memang tidak selalu mungkin untuk melakukan apa yang terbaik," simpul Vieri tentang kebijakan transfer Juventus.
Rabu, 01 September 2021
Kualifikasi Piala Dunia 2022: Norwegia Vs Belanda Imbang 1-1
Liga 1 2021: Laga Perdana yang Tak Biasa untuk PSIS
Meski sudah berkali-kali melakukan ritual laga pembuka sepanjang kiprahnya di persepakbolaan nasional, PSIS mungkin harus membiasakan diri dulu dengan kickoff Liga 1 musim ini.
Sebab, seperti tim-tim Indonesia lainnya, PSIS sudah 1,5 tahun lebih tidak berkompetisi reguler karena hantaman pandemi virus corona. Alhasil, para pemain tidak lagi merasakan atmosfer berkompetisi seperti biasanya.
Sudah pasti, para pemain harus beradaptasi dulu secara taktik dan fisik. Maka kickoff Liga 1 2021 akan berbeda jauh untuk PSIS.
PSIS baru mendapat kepastian menghadapi Persela Lamongan Sabtu 4 September, meski belum diketahui akan bermain di stadion mana.
"Yang pasti laga perdana tak akan mudah siapa pun lawannya, termasuk lawan Persela besok. Semua even sepak bola saya kira sama, pertandingan pertama pasti menjadi tantangan tersendiri," tutur pelatih PSIS Imran Nahumarury usai memimpin anak asuhnya berlatih di Stadion Citarum, Semarang, Selasa (31/8) sore WIB.
Imran juga menyebut bahwa tim pelatih akan fokus terhadap para pemain PSIS Semarang, terutama memperbaiki kekurangan selama masa pramusim.
"Fokus ke tim kita aja. Kita selalu optimistis dan akan kerja keras untuk memberikan hasil positif kepada rekan-rekan suporter yang di masa pandemi ini tidak bisa datang ke stadion," lanjutnya.
Mantan pesepakbola era 2000-an ini juga sudah menekankan kepada Wallace Costa dkk. untuk menjaga kekompakan selama persiapan menghadapi liga.
"Saya juga bilang ke pemain, kalau kita kompak kita bisa. Mereka harus tunjukin itu di lapangan nanti," pungkas Imran.





























